| Tabel Ukuran |
| CM |
CXXS=4 |
CXS=6 |
CS=8 |
CM=10 |
CL=12 |
CXL=14 |
AXS |
Sebagai |
AM |
Logam |
AXL |
AXXL |
A3XL |
A4XL |
| Dada |
55 |
59 |
64 |
70 |
75 |
85 |
82 |
87 |
92 |
97 |
102 |
107 |
112 |
117 |
| Pinggang |
53 |
56 |
58 |
61 |
66 |
80 |
65 |
70 |
75 |
80 |
85 |
90 |
95 |
100 |
| Pinggul |
57 |
63 |
67 |
72 |
77 |
85 |
89 |
94 |
99 |
105 |
111 |
116 |
121 |
126 |
| Lingkar Badan |
100 |
109 |
118 |
126 |
136 |
145 |
147 |
155 |
159 |
166 |
172 |
178 |
182 |
186 |
Petunjuk Perawatan Kostum Tari
Semua kostum tari (kecuali gaya tutu kaku) mengikuti panduan berikut:
Metode Pembersihan yang Direkomendasikan: Cuci dengan Tangan
1. Gunakan deterjen ringan dalam air hangat di bawah 40°C (104°F).
2. Rendam kostum selama 5–10 menit, lalu bilas secara lembut dengan air bersih.
3. Jangan menggosok secara keras, memeras, atau memutar kain, karena hal ini dapat merusak bordir, payet, atau bahan-bahan halus.
4. Jangan menggunakan pemutih.
Cuci Mesin (Hanya Jika Diperlukan)
1. Masukkan kostum ke dalam kantong cuci berukuran 30×30 cm untuk melindungi hiasan.
2. Gunakan hanya siklus pencucian cepat dengan air dingin pada mesin cuci Anda.
3.Jangan mengeringkan dengan mesin – suhu tinggi dapat menyusutkan, mengubah bentuk, atau merusak kain dan elemen dekoratif.
Perawatan Khusus untuk Kostum Tulle Kaku
1. Hanya bersihkan secara kering menggunakan bahan pembersih kering tipe busa netral.
2. Jangan terkena air atau kelembapan, karena hal ini akan merusak kekakuan dan bentuk tulle.
Deskripsi Produk
Blue Ink terinspirasi dari teknik lukis tinta dan menggabungkan kedalaman warna tinta serta keanggunan warna biru ke dalam desain kostum tari. Ini bukan terjemahan harfiah dari lukisan tradisional, melainkan interpretasi berbasis gerak, di mana kain berperilaku seperti pigmen cair di atas kertas. Atasan biru danau tanpa lengan dengan kerah tinggi menyerupai warna nila tinta yang menyebar, dan potongan rapi menegaskan garis-garis anggun penari balet. Kerah tinggi duduk lembut di leher tanpa membatasi, menciptakan garis vertikal yang memperpanjang kesan tubuh bagian atas. Potongan tanpa lengan memungkinkan rentang gerak penuh pada bahu dan lengan, yang penting bagi lirikal dan karya balet kontemporer. Desain di bagian belakang menyerupai ruang kosong dalam tanda tinta, yang dalam lukisan tinta tradisional dikenal sebagai "liubai"—kekosongan yang disengaja guna memberi bentuk pada apa yang hadir. Area terbuka di bagian belakang ini tidak sepenuhnya tertutup maupun sepenuhnya terbuka; sebaliknya, ia menawarkan jeda visual yang tenang, mengarahkan pandangan ke tulang belakang dan tulang belikat penari saat mereka berkontraksi dan melepas. Pinggiran rok renda hitam yang serasi menyerupai tekstur kabur yang dihasilkan oleh sapuan tinta tebal, di mana warna meresap lembut ke ruang tanpa tanda. Renda tersebut berlapis namun ringan, sehingga mampu melayang dan mengendap dengan setiap langkah, putaran, atau lompatan. Secara keseluruhan, elemen-elemen ini mengubah penari menjadi sapuan kuas hidup, bergerak di atas panggung seolah-olah melukis udara itu sendiri. Blue Ink mengambil inspirasi dari teknik lukis tinta pada setiap jahitan dan siluetnya. Atasan biru danau berkerah tinggi tanpa lengan mempertahankan bentuknya namun tetap lembut saat disentuh, dan desain di bagian belakang bernapas seperti sebuah puisi yang belum ditulis. Pinggiran rok renda hitam yang serasi bergoyang dengan kelembutan layaknya cat air—tidak pernah mendominasi garis kaki penari, namun senantiasa memperkuatnya. Ini adalah kostum puitis bagi para seniman yang percaya bahwa tari dan lukis berbagi jiwa yang sama.

Keuntungan utama
Estetika Cuci Tinta Melalui Warna dan Potongan
Biru Tinta terinspirasi oleh teknik cuci tinta dan mengintegrasikan kedalaman warna tinta serta keanggunan nuansa biru ke dalam desain kostum tari. Atasan biru danau menangkap tepat nuansa nila encer saat mulai mengendap di atas kertas beras. Berbeda dengan nuansa biru mencolok pada kostum yang terkesan teatrikal atau buatan, warna ini redup, penuh pertimbangan, dan sangat menenangkan. Potongan rapi mengikuti lekuk alami toraks tanpa lipit atau jahitan berlebih, sehingga mempertahankan tampilan bersih dan tak terputus layaknya permukaan lukisan. Keanggunan warna biru semakin ditekankan oleh kerah tinggi, yang mengarahkan pandangan ke arah wajah dan ekspresi penari.
Atasan Tanpa Lengan Berkerah Tinggi dengan Siluet Bentuk Tubuh
Atasan tanpa lengan berleher tinggi berwarna biru danau menyerupai warna tinta nila yang menyebar, dan potongan rapi menonjolkan garis-garis elegan penari balet. Leher tinggi memberikan cakupan yang sopan namun tetap terasa terbuka dan bernapas berkat bentuk lubang kunci kecil di bagian belakang leher. Desain tanpa lengan memungkinkan gerakan port de bras secara penuh, sehingga kostum ini cocok untuk adagio, pirouette, dan gerakan lantai yang luas. Kainnya terbuat dari bahan elastis empat arah yang langsung kembali ke bentuk semula setelah bergerak, sehingga atasan ini tidak menggembung di siku atau kendur di bagian dada.
Desain Belakang Terinspirasi oleh Kebosanan yang Disengaja
Desain di bagian belakang menyerupai ruang kosong dalam goresan tinta. Dalam lukisan tinta tradisional, area yang tidak dilukis sama pentingnya dengan area yang dilukis—bentuk didefinisikan melalui ketiadaan. Prinsip yang sama berlaku di sini. Bagian belakang tidak dipotong membentuk huruf V dalam yang dramatis atau lubang kunci berukuran besar. Sebagai gantinya, sebuah bukaan melengkung halus mengikuti tulang belakang atas, memperlihatkan secukupnya kulit untuk mengisyaratkan ruang kosong tempat tinta tak pernah jatuh. Pilihan desain ini menjaga kesan kostum yang elegan dan sesuai untuk konteks tari liris maupun balet, sekaligus tetap memberikan momen istirahat visual dan pelepasan.
Rok Renda Hitam Serasi dengan Tekstur Kabur
Batas bawah rok renda hitam yang serasi menyerupai tekstur kabur yang dihasilkan oleh sapuan tinta tebal. Renda ini tidak kaku atau mengiritasi; melainkan campuran nilon berpinggiran bergelombang yang lembut dan jatuh mengalir seperti cat air yang meresap ke dalam kertas kering. Ketika penari berputar, rok sedikit terangkat lalu kembali jatuh dengan lembut dalam gelombang halus, tanpa menempel pada kaki. Batas bawah rok mencapai pertengahan paha atau sedikit di atas lutut, tergantung pada tinggi badan penari, sehingga memungkinkan visibilitas penuh terhadap gerak kaki dan ekstensi tubuh. Kesankaburan tekstur renda ini melunakkan siluet keseluruhan, menyeimbangkan garis-garis bersih dan presisi pada atasan biru danau berkerah tinggi.
Siluet Khusus Liris dengan Integritas Artistik
Berbeda dengan jazz atau kostum tari komersial yang mengandalkan payet, rumbai, atau kontras mencolok, Blue Ink terinspirasi dari teknik lukis tinta untuk menciptakan kehadiran yang tenang namun kuat. Kostum ini tidak berteriak—melainkan bergema. Keanggunan warna biru yang dipadukan dengan kelembutan renda hitam menciptakan suasana yang mendukung koreografi lambat dan penuh emosi tanpa menguasainya. Pemotongan yang rapi memastikan setiap gerakan tendu, setiap dégagé, dan setiap keseimbangan yang dipertahankan tampak indah terbingkai.

Aplikasi
Pertunjukan Balet Liris dan Kontemporer
Blue Ink terinspirasi oleh teknik lukis tinta cair serta mengintegrasikan kedalaman warna tinta dan keanggunan nuansa biru ke dalam setiap detailnya. Kostum ini dirancang khusus untuk rutinitas liris yang menekankan pernapasan, ekstensi, dan narasi emosional. Atasan berwarna biru danau tanpa lengan dengan kerah tinggi memungkinkan juri dan penonton melihat jelas tulang rusuk serta pola pernapasan penari.
Tari Modern dan Karya Interpretatif
Untuk koreografi yang mengeksplorasi tema-tema alam, lukisan, kaligrafi, atau transformasi diam-diam, kostum ini memberikan penopang visual. Desain di bagian punggung menyerupai ruang kosong dalam goresan tinta, memperkuat gagasan bahwa ketenangan sama pentingnya dengan gerak. Bagian bawah rok renda hitam yang serasi menambahkan sentuhan halus tanpa mengalihkan perhatian dari garis tubuh penari.
Kompetisi Tari dengan Kategori Artistik atau Bertema
Keanggunan warna biru yang dipadukan dengan potongan atasan yang rapi dan rok renda berkesan kabur menciptakan citra panggung yang tak terlupakan. Para juri yang menghargai kehalusan dan pengendalian diri akan merespons inspirasi lukisan tinta cina (ink wash), yang menjadikan kostum ini berbeda dari desain-desain lain yang lebih harfiah atau mencolok.
Pertunjukan Akhir Tahun Sekolah Balet dan Pameran
Penari muda berjiwa liris mendapatkan manfaat dari kostum yang terasa dewasa namun tetap sesuai usia. Atasan berwarna biru danau tanpa lengan dengan kerah tinggi memberikan cakupan yang memadai, sementara ujung rok hitam berenda yang serasi menambah sentuhan romantis. Desain di bagian belakang memberikan daya tarik visual tanpa mengekspos berlebihan.
Repertoar Perusahaan Tari Profesional
Bagi perusahaan tari yang mempertunjukkan karya-karya yang terinspirasi oleh seni Asia Timur, citra air, atau ekspresionisme abstrak, Blue Ink mengambil inspirasi dari teknik lukis tinta cina (ink wash) dengan cara yang tetap jelas terbaca dari atas panggung sekaligus mempertahankan kehalusan saat dilihat dari dekat. Pemotongan yang rapi dan bahan berkualitas tinggi mampu menahan tuntutan pertunjukan dan latihan berulang kali.
Sesi Fotografi dan Potret Tari
Kombinasi atasan biru danau, desain punggung terbuka, serta rok renda hitam lembut terlihat sangat indah dalam pemotretan baik di studio maupun cahaya alami. Keanggunan warna biru memberikan kesan tenang dan berkelas, sedangkan ujung rok renda hitam yang serasi menambahkan tekstur tanpa terkesan ramai. Penari yang mencari foto portofolio dengan kualitas artistik dan bernuansa seperti lukisan akan menjumpai kostum ini sebagai pilihan ideal.